Spesifikasi Ideal Green House Baja Ringan untuk Petani Pemula
Spesifikasi Ideal Green House Baja Ringan untuk Petani Pemula

Spesifikasi Ideal Green House Baja Ringan untuk Petani Pemula

Posted on
Green house untuk pemula sebaiknya disesuaikan dengan skala bisnis dan budget yang dimiliki. Direkomendasikan menggunakan ukuran kecil terlebih dahulu sebagai tester awal pertanian menggunakan green house. Dengan ukuran 3x3m atau 4×6 juga sudah lebih dari cukup. Namun seperti apa spesifikasi ideal green house yang cocok untuk pemula dengan budget yang kecil? Di artikel ini sudah kami uraikan seperti apa ukuran dan spesifikasi green house yang cocok bagi petani yang masih pemula. Silahkan baca dan simak artikel lengkapnya di sini.

Ukuran Ideal Green House Baja Ringan untuk Pemula

Menurut kami, petani pemula itu kurang disarankan jika harus menggunakan green house yang sama dengan petani profesional. Karena pengalaman dan ilmu yang dimiliki masih belum cukup. Bertani dengan menggunakan green house butuh pengetahuan dan juga pengalaman. Nah, berikut adalah ukuran ideal green house baja ringan untuk petani pemula:

1. Ukuran Green House

Jika anda masih pemula, coba gunakan 2 ukuran ini:
  • Ukuran 3 x 3 meter:
Ukuran ini cukup untuk memulai budidaya tanaman dalam skala kecil dan mudah dikelola.
  • Ukuran 4 x 6 meter
Jika modal anda memungkinkan untuk membuat ukuran lebih besar, coba buat ukuran 4×6 meter. Ukuran yang lebih besar akan memberikan fleksibilitas lebih dalam jenis tanaman dan skala produksi.
  • Tinggi Green House
Untuk ukuran tinggi green house, coba gunakan ukuran 2-3 meter untuk memastikan sirkulasi udara yang baik. Ini adalah ukuran ideal untuk green house.

2. Spesifikasi Rangka Green House

Untuk kebutuhan struktur rangka, coba gunakan rangka dengan spesifikasi berikut:
  • Gunakan baja ringan: Rangka baja ringan menjadi pilihan yang populer karena ringan, kuat, tahan karat, dan mudah dipasang.
  • Gunakan kanal C dan reng: Gunakan kanal C sebagai tiang dan reng sebagai rangka atap. Sesuaikan jumlahnya dengan ukuran green house.
  • Gunakan baut khusus baja ringan: Pastikan menggunakan baut yang cukup untuk menguatkan sambungan rangka. Tapi pakai baut khusus yang anti karat, supaya lebih awet dan tahan lama.

3. Spesifikasi Penutup Green House

Untuk bagian penutup green house, gunakan penutup dengan spesifikasi seperti ini:
  • Gunakan plastik UV: Plastik UV melindungi tanaman dari sinar matahari berlebih dan menjaga suhu tetap stabil.
  • Gunakan screen net: Screen net digunakan untuk ventilasi dan perlindungan dari hama.
  • Gunakan material transparan: Pilih material yang memungkinkan cahaya matahari masuk dengan baik.

4. Spesifikasi Lainnya

Selain  hal di atas, perhatikan juga spesifikasi material pendukung lainnya, seperti:
  • Ventilasi: Sediakan ventilasi yang cukup untuk sirkulasi udara, baik jendela kecil maupun ventilasi otomatis.
  • Pondasi: Pastikan pondasi green house kokoh dan rata untuk stabilitas.
  • Penyiraman: Rencanakan sistem penyiraman yang efisien, bisa menggunakan irigasi tetes atau sistem lainnya.
  • Rak Tanaman: Siapkan rak tanaman yang sesuai dengan jenis tanaman yang akan dibudidayakan.

Contoh Desain Ideal Green House Baja Ringan untuk Petani Pemula

Seperti yang dijelaskan di awal, bahwa petani pemula sebaiknya jangan menggunakan desain green house yang terlalu besar. Ukuran 4×6 atau 3×3 merupakan ukuran paling ideal. Nah, berikut ini kami buatkan contoh desain green house untuk petani pemula dengan ukuran 4×6 dan tingginya kami buat ukuran 3,5, 50 cm lebih tinggi karena green house ini kami buat dengan desain melengkung.
Spesifikasi Ideal Green House Baja Ringan untuk Petani Pemula
Spesifikasi Ideal Green House Baja Ringan untuk Petani Pemula
Desain green house ini cocok sekali digunakan di area halaman luas depan atau samping rumah. Bisa dipakai sebagai lahan pertanian sayur ataupun untuk tanaman bunga. Green house ini dibuat dengan 1 pintu dan beberapa ventilasi di bagian atasnya. Anda mungkin bisa menambahkan fitur lainnya jika bentuk desain ini masih kurang memadai untuk digunakan. Untuk bagian pondasinya kami gunakan batu bata + coran semen. Supaya menambah kekuatan dasar green house.

Tips untuk Petani Pemula yang Menggunakan Green House

Untuk Anda yang saat ini berencana bangun green house tapi masih belum memiliki pemahaman dan pengetahuan yang cukup. Coba deh anda ikuti beberapa tips berikut ini supaya tidak salah bikin green house dan uang yang anda keluarkan tidak cuma-cuma.

1. Pilih Ukuran Green House Sesuai Budget

Pemula biasanya sangat menggebu ketika akan bangun green house. Tapi ketika bangun Green House, pastikan anda membuatnya sesuai dengan budget. Nah bagaimana kalau budgetnya besar dan mungkin bisa dipakai untuk bangun Green House dengan ukuran 10×12 sekalipun. Saran saya sebaiknya jangan langsung bangun yang besar, sekalipun modal anda tersedia. Mulai dari ukuran paling standar, untuk pemula bisa pakai 3×3 atau jika modal Anda mencukupi atau bahkan lebih, coba bangun Green House dengan ukurang 4×6. Ini sudah lebih dari cukup untuk bertani.

2. Pilih Jenis Tanaman yang Mudah Ditanam

Kemudian, pilih jenis tanaman yang mudah ditanam dan juga mudah dirawat. Contohnya seperti tanaman bayam, kangkung, selada, cabe atau sawi. Tanaman-tanaman ini mudah sekali tumbuh dan mudah perawatannya. Tidak perlu menggunakan insektisida, cukup gunakan bahan alami yang ada di sekitar rumah, anda juga sudah bisa merawat tanaman ini dengan baik. Anda bisa mendapatkan sayuran segar setiap minggu untuk konsumsi rumahan. Atau jika ingin dijual juga bisa selama anda paham ilmu pertanian tanaman tersebut.

3. Gunakan Media Tanam yang Tepat

Untuk media tanamnya, jangan gunakan 100% tanah. Sebaiknya gunakan media tanam campuran seperti tanah, kompos bakar, ataupun media tanam lainnya yang paling ideal untuk tanaman yang anda tanam. Menggunakan 100% tanah ini biasanya akan membuat tanaman lebih sulit tumbuh dan berkembang. Lain hal jika menggunakan media tanam campuran, biasanya pertumbuhannya akan jauh lebih baik.

4. Perhatikan Suhu dan Kelembaban dalam Green House

Jangan lupa juga untuk memperhatikan suhu dan kelembaban udara dalam Green House. Ini akan mempengaruhi tumbuh kembang tanaman dalam Green House. Jika terlalu kering, maka tanaman akan cepat layu, jika terlalu basah tanaman akan mudah rontok. Setiap jenis tanaman juga butuh tingkat kelembaban yang berbeda-beda. Untuk itu pastikan kebutuhannya sesuai dengan jenis tanaman yang anda tanam.

Kesimpulan

Jadi ukuran dan spesifikasi Green House baja ringan untuk petani pemula itu sebaiknya gunakan ukuran 3x3m atau 4×6 m dengan material baja ringan. Ini merupakan spesifikasi paling ideal untuk pembuatan Green House petani pemula. Selain harganya yang lebih terjangkau, modal yang dikeluarkan juga tidak akan begitu besar. Apabila terjadi kerugian saat proses pertanian berlangsung, maka ruginya tidak akan terlalu besar. Untuk proses pertanian menggunakan Green House, khususnya bagi yang masih pemula, perhatikan ukuran Green House yang dibuat, jenis tanaman yang dipilih, media tanam yang dipakai serta pastikan kelembaban udara dalam Green House memadai sesuai kebutuhan tanaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *